Artikel Makhluk Hidup : YOUNG ENTREPRENEURS ? WHY NOT !!! Step by Step jadi Pengusaha Muda (2)

GALI IDE USAHAMU

Lanjut terus ya temen-temen, semangat !!!
Jika kalian sudah belajar mengetahui karakter dan juga cara menjadi pengusaha yang beretika, sebelum memulai bisnis suatu usaha, kalian harus tau usaha apa yang akan kalian jalankan. Ada beberapa cara yang bisa kalian gunakan untuk menggali ide usaha kalian dan menentukan usaha apa yang tepat dan cocok untuk kalian jalankan, sebagai berikut :

ANALISIS PROS-CONS (ASPEK POSITIF DAN NEGATIF)
Analisa Pros-Cons adalah suatu cara untuk menilai apakah ide usaha yang diusulkan layak untuk dijalankan atau tidak. Caranya dengan membandingkan aspek positf dan aspek negatif dari masing-masing ide usaha. Analisa sederhana ini digunakan jika terdapat lebih dari satu ide usaha, misalnya dua, tiga atau lebih. Dengan menggunakan analisa pros-cons ini, kita dapat menentukan satu ide usaha yang dinilai paling baik. Nah teman-teman bias mencari, mengumpulkan, dan mencatat semua informasi yang terkait dengan usulan ide usaha dan kemudian mengelompokkan apakah informasi tersebut termasuk aspek positif atau aspek negatif. Beberapa informasi yang harus didata adalah :

1.    Keahlian yang dimiliki pengusaha untuk menjalankan usaha tersebut, misalnya memasak, kemampuan membuat kue, menggambar, mengoperasikan computer, dan keterampilan lainnya.
2.    Adanya ketersediaan bahan baku yang dibutuhkan. Mencakup asal ketersediaan bahan baku, jumlah bahan baku untuk kegiatan produksi, serta pengganti bahan baku jika bahan baku utama tidak tersedia.
3.    Mendapatkan bahan baku yang dibutuhkan, yaitu mencakup mudah atau sulit, dapat dibeli di pasar terdekat atau harus ke wilayah lain, dapat diperoleh kapanpun atau hanya didapat secara musiman.
4.    Kemampuan dalam mengetahui berapa jumlah produk yang mampu diproduksi selama satu periode produksi.
5.    Keberadaan dan jumlah pesaing yang mempunyai produk sama guna mengetahui kelebihan dan kekurangan dari produk kita sendiri dengan produk pesaing.

Contoh tabel Analisis Pros-Cons

ANALISIS SWOT
Setelah terpilih satu ide usaha dari analisa aspek positif – aspek negatif (pros-cons), tahap selanjutnya adalah melakukan analisa SWOT yang dapat membantu pengusaha dalam mencari, mengumpulkan, dan mencatat informasi yang lebih detail dan rinci, sehingga pengusaha mampu untuk memaksimal apa yang dimiliki dan mengatasi kelemahan dan ancaman yang akan muncul.
Analisa SWOT adalah suatu cara yang digunakan untuk menilai dan mengukur kekuatan (Strengths) dan kelemahan (Weaknesses) yang dimiliki oleh pengusaha, serta melihat peluang (Opportunities) dan mencari informasi adanya ancaman/gangguan (Threats) dari usulan produk dan pasar. Informasi yang digunakan dalam analisa SWOT adalah informasi yang berasal dari usulan ide usaha yang telah lolos analisa pros-cons.
Setelah melakukan analisa SWOT, pengusaha dapat memikirkan cara untuk memaksimalkan kekuatannya, mengatasi kelemahannya, memanfaatkan peluang yang ada, dan bersiap menghadapi ancaman dan gangguan yang muncul. Dengan analisa SWOT maka pengusaha dapat menilai dengan lebih dalam mengenai:
·  Apa saja kekuatan (strength) yang dimiliki sehingga mampu mengambil keuntungan atau manfaat dari peluang (opportunity) yang ada;
·  Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weakness) yang dapat menghalangi pengusaha dalam menjalankan usahanya;
·  Bagaimana kekuatan (strength) tersebut mampu menghadapi ancaman/gangguan (threat) yang ada;
·  Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weakness) yang dapat membuat ancaman/ gangguan (threat) menjadi nyata.
Contoh tabel Analisis SWOT

ANALISIS PESAING
Saat ini bisa dipastikan banyak pengusaha yang menjual produk sejenis. Contohnya adalah pisang goreng. Dalam satu wilayah pasti ada lebih dari satu pengusaha yang menjual pisang goreng, bahkan bisa 5 orang pengusaha menjual produk yang sama. Konsumen tidak mungkin akan membeli dari seluruh penjual yang ada, konsumen hanya akan membeli dari satu penjual saja sehingga masing - masing penjual itu bersaing untuk mendapatkan calon konsumen.
Penjual akan berusaha mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya, berusaha agar produknya lah yang dipilih dan diminati oleh konsumen, dengan begitu usahanya akan semakin laris dan maju. Kondisi seperti itulah yang dinamakan persaingan. Pengusaha yang bisa memenangkan persaingan, usahanya akan maju dan bertahan. Maka dari itu, sangat penting bagi seorang pengusaha untuk mengetahui siapa pesaingnya agar dapat membuat sesuatu yang “berbeda” dan mendapatkan tempat di hati konsumen.
Contoh tabel Analisis Pesaing

KENALI USAHAMU

Siapa Konsumen Produk Ku ?
Seorang pengusaha tidak akan mungkin bisa menjual semua barang atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen, karena kebutuhan konsumen berbeda-beda. Jenis kelamin, usia, tingkat pendapatan, lokasi dan tempat tinggal bisa menyebabkan perbedaan kebutuhan tersebut.
Contohnya makanan. Sama-sama bubur, tetapi bubur untuk bayi dan orang dewasa berbeda. Contoh lain adalah baju dimana baju untuk laki-laki dan perempuan sangat berbeda. Dari segi usiapun berbeda, seperti baju bayi laki, baju bayi perempuan, baju remaja laki-laki dan baju remaja perempuan.
Dikarenakan begitu banyak pilihan produk barang atau jasa yang ditawarkan, maka seorang penjual harus memilih calon konsumen yang akan dipenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha untuk memahami kriteria calon konsumen. Kriteria tersebut meliputi jenis kelamin, usia, tingkat pendapatan, tempat tinggal, dan lainnya. Tabel dibawah ini akan membantu untuk menentukan konsumen mana yang akan dipilih. Pengusaha diperbolehkan memilih lebih dari satu kelompok konsumen jika mereka mempunyai kebutuhan yang sama. Pengusaha juga diperbolehkan menulis kriteria lain yang dianggap perlu untuk diketahui.
Setelah target calon konsumen telah diketahui, maka langkah selanjutnya adalah membuat slogan. Slogan adalah salah satu cara untuk membuat target calon konsumen ingat dengan barang atau jasa yang dijual pengusaha. Slogan juga akan membedakan barang atau jasa yang dijual seorang pengusaha dengan pengusaha lain. Slogan harus singkat, mudah diingat, mudah diucapkan, dan ada hubungannya dengan keunggulan barang atau jasa yang dijual.

KEUNGGULAN BERSAING
Dalam menjalankan usaha, seorang pengusaha pasti akan menghadapi persaingan. Beberapa pesaing sudah diidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Ada beberapa cara untuk menghadapi, bertahan, dan unggul dalam persaingan tersebut. Salah satunya adalah dengan memiliki keunggulan bersaing. Suatu usaha dikatakan memiliki keunggulan bersaing jika usaha tersebut mempunyai sesuatu yang berbeda dari yang dimiliki oleh pesaing dan melakukan sesuatu lebih baik dari pesaing. Ada dua cara untuk menciptakan keunggulan bersaing, yaitu:
1.    Menggunakan biaya produksi yang lebih murah dengan mencari supplier bahan baku yang murah namun tetap dengan standard, serta dengan membeli bahan baku dalam jumlah banyak (grosir).
2.    Menciptakan perbedaan dengan produk pesaing, dimana tidak hanya perbedaan penampilan, harga atau rasa, namun juga manfaat lebih bagi konsumen dan pelanggan. Menciptakan perbedaan unik yang belum dimiliki oleh pesaing, yang membuat konsumen senang dan ingat dengan produk kita.
Contoh tabel Segmentasi

Nah, semoga dari sini teman-teman bisa menemukan usaha bisnis apa yang cocok dan tepat untuk teman-teman jalankan. Yuk, lanjut lagi ke pembahasan selanjutnya ! PRODUKSI DAN PROYEKSI KEUANGAN 💖

Comments

Popular posts from this blog

Bauran Pemasaran : Promosi || Manajemen Pemasaran

Strategi Peningkatan Omzet pada Bisnis Beras Merah Organik Melalui Pendekatan Manajemen Pemasaran