Artikel Makhluk Hidup : YOUNG ENTREPRENEURS ? WHY NOT !!! Step by Step jadi Pengusaha Muda (1)

JADI PENGUSAHA MANDIRI

Sekarang ini, usia tidak menjadi batasan seseorang untuk memulai bisnis. Dengan memanfaat social media seperti contohnya instagram, memasarkan barang untuk mencari konsumen tidak lagi sulit, ditambah dengan hasil yang tidak main-main. Tidak dipungkiri lagi kalau saat ini sudah banyak anak-anak muda yang masih menduduki bangku pendidikan sudah berbisnis di sela-sela waktu belajar mereka. Jadi, masih ragu memulai bisnis di usia muda ?

Hai, Hallo, Annyeong, Assalamualaikum Yeorobun !!! 😊
Kali ini saya ingin membagi ilmu dengan teman-teman yang ingin memulai usaha tapi masih bingung harus dimulai darimana. Karena ada banyak tahap yang harus dilakukan, jadi artikel ini akan berlanjut di lain halaman. Langsung saja dimulai, yuk simak review dari Program JAPRI berikut ini !
JAPRI itu apa sih ? 
Program JAPRI sendiri merupakan gabungan beberapa komponen berupa pelatihan soft skills berisi pembekalan motivasi, bagaimana mencari ide bisnis, meningkatkan kepercayaan diri untuk mulai berusaha, diikuti oleh pelatihan hard skills berisi teknis keterampilan wirausaha dan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pembinaan, dan pendampingan kewirausahaan. Program JAPRI menyasar anak muda usia 18-30 tahun, agar berani memulai membangun usaha sehingga mampu memiliki usaha sendiri, serta membiayai kebutuhan hidup secara mandiri.

Dalam Program JAPRI ini terdapat beberapa karakter-karakter pengusaha sukses, diantaranya :
1.   Buat Usaha jadi Passion
Ketika berbisnis sudah menjadi keinginan dan kepuasan dari diri sendiri maka kita akan menikmati tiap proses yang terjadi dalam berbisnis, sehingga akan adanya peluang besar bagi kesuksesan bisnis. Jadi, tumbuhkan rasa ingin itu !
PASSION WILL DRIVE AWESOME RESULT !

2.   Jalankan dengan Serius
Untuk mendulang sukses perlu adanya keseriusan dan percaya akan barang dan jasa yang kita jual dapat berkompetisi dengan pengusaha lain.
3.   Rencanakan Semua dengan Matang
Merencanakan setiap hal dalam usaha bukan hanya keharusan, tapi juga kebiasaan yang harus dikembangkan, diterapkan, dan dipelihara oleh setiap pengusaha. Membuat rencana usaha sangat penting untuk kita bisa membuat atau mengambil langkah yang tepat sesuai kenyataan. Rencana usaha juga dapat meminimalisir kesalahan dari awal akibat kurangnya persiapan dan bisa mengukur keberhasilan dari langkah yang diambil.
4.    Mengelola Uang dengan Bijak
Keterampilan yang paling penting dari mengelola keuangan sebuah usaha adalah memisahkan pengelolaan keuangan pribadi dan usaha. Pencatatan yang rutin dan lengkap juga menjadi kebiasan yang sangat baik bagi sebuah usaha. Dari pencatatan tersebut dapat dilihat dengan jelas kemana aliran uang usaha kita berputar. Aliran darah dari setiap perusahaan adalah arus kas. Kita membutuhkannya untuk membeli perlengkapan dan peralatan usaha, mempromosikan usaha, dan tidak lupa untuk menggaji diri sendiri atas waktu yang kita pergunakan dalam menjalankan usaha tersebut. Oleh karena itu, semua pengusaha harus menjadi manajer keuangan yang bijak untuk menjamin ketersediaan aliran kas untuk kebutuhan usaha.
5.   Fokus terhadap Konsumen dan Pelanggan
Usaha kita bukan tentang barang atau jasa yang kita jual. Usaha kita juga bukan tentang harga dari barang dan jasa yang kita jual. Usaha kita bukan persaingan mengalahkan pengusaha yang lain. Usaha kita adalah tentang konsumen dan pelanggan (peoplecentered). Pendekatan apa yang kita lakukan untuk bisa mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen dan pelanggan atas suatu barang atau jasa.
Setelah kita mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen, apa yang bisa kita lakukan terhadap produk barang atau jasa yang kita jual agar bisa memenuhi kepuasan tersebut diatas. Konsumen dan pelanggan adalah orang-orang yang membuat keputusan akhir apakah barang atau jasa kita layak dibeli atau tidak. Layak dilakukan pembelian ulang atau tidak. Jadi fokuslah untuk terus mencari tahu bagaimana produk kita bisa terus menerus memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen dan pelanggan.
6.   Ciptakan Keunggulan Kompetitif
Barang atau jasa harus memiliki  keunikan yang jelas (added value). Hal ini dilakukan agar konsumen dan pelanggan memiliki alasan untuk memilih membeli barang atau jasa kita dibandingkan milik pesaing. Keunikan bisa dari manfaat barang atau jasa yang kita jual, bisa juga layanan atau produk yang berbeda dari para pesaing.

Untuk menjadi pengusaha yang sukses, seseorang harus mampu menjalankan bisnis secara beretika. Etika usaha merupakan komponen dasar dan penting yang harus selalu dipegang oleh seorang pengusaha dalam menjalankan setiap proses dalam usahanya. Etika dalam hal ini adalah cara-cara dalam melakukan kegiatan usaha, yang mencakup sikap atau moral pengusaha dalam lingkungan usaha serta masyarakat dan pelaku didalam rantai nilai usahanya.

Seorang pengusaha yang baik akan senantiasa mengelola dan menjalankan usahanya secara sehat, tidak merugikan orang lain, dan bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Berikut adalah beberapa cara untuk menjadi pengusaha yang beretika:

1.   Jujur
Kita harus bersikap jujur dalam segala hal, mulai dari hanya memberikan informasi hingga proses menganalisa kekurangan barang/jasa yang kita tawarkan guna membangun kepercayaan konsumen, pelanggan, dan masyarakat.
2.   Komitmen
Seorang pengusaha juga harus senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan sejak usahanya dimulai sampai saat usahanya sudah besar dan sukses. Hal inilah yang akan membuat suatu produk atau jasa selalu dicintai oleh konsumennya.
3.   Loyalitas / Kesetiaan
Loyalitas guna mengembangkan usaha ke arah yang lebih baik tanpa menimbulkan konflik dapat ditunjukkan dengan bekerja sesuai dengan tujuan usaha serta tidak mencampurkan masalah usaha dengan masalah pribadi.
4.   Kepedulian
Tiap keputusan dalam usaha tidak hanya berpengaruh bagi perusahaan, namun juga masyarakat dan lingkungan di sekitar usaha, sehingga mampu memberikan keputusan yang memiliki paling banyak manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
5.   Mematuhi Aturan
   Dunia usaha tentu memiliki berbagai aturan yang telah ditetapkan secara tertulis maupun tidak tertulis. Patuhilah seluruh aturan tersebut agar dapat menjadi pengusaha yang disegani masyarakat dan lingkungan dan sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku di Indonesia.


Jangan lupa lanjut ke bagian berikutnya ya !!! Gali Ide Usahamu 💖






Comments

Popular posts from this blog

Bauran Pemasaran : Promosi || Manajemen Pemasaran

Strategi Peningkatan Omzet pada Bisnis Beras Merah Organik Melalui Pendekatan Manajemen Pemasaran

Artikel Makhluk Hidup : YOUNG ENTREPRENEURS ? WHY NOT !!! Step by Step jadi Pengusaha Muda (2)