Artikel Makhluk Hidup : Pentingnya Air bagi Tanaman

PENTINGNYA AIR BAGI TANAMAN




            Pertanian merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati salah satunya tanaman yang pada suatu pola teknologinya memerlukan energi, mengalirkan energi, memproses energi, mengubah energi dan menghasilkan energi. Beberapa energi penting yang dibutuhkan oleh tanaman adalah cahaya, udara, dan air. Nah, pada artikel ini akan memfokuskan pembahasan tentang pentingnya energi air pada tanaman.

            Diperkirakan di bumi ini terdapat 1,3–1,4 milyar km3, dimana 97,5% berasal dari laut, 1,75% berbentuk es (salju) di kutub dan puncak gunung, 0,73% di daratan sebagai sungai, danau, air tanah, rawa dan lain sebagainya, dan 0,001% berbentuk uap air yang terapung di udara.

            Manusia dapat tahan hidup selama dua bulan tanpa makan, tapi tidak dapat bertahan hidup apabila tidak minum air selama sepuluh hari. Ketahanan tanaman akan air lebih rapuh dibanding manusia. Tanaman akan mati jika tidak ada air paling lama tiga hari. Pertumbuhan tanaman sangat dibatasi oleh jumlah air yang tersedia dalam tanah, karena air mempunyai peranan penting dalam proses kehidupan tanaman. Kekurangan air akan mengganggu aktivitas fisiologis maupun morfologisnya, sehingga mengakibatkan terhentinya pertumbuhan. Defisiensi air yang terus menerus akan menyebabkan berbagai perubahan irreversible (tidak dapat balik) dan pada akhirnya tanaman mati. Karena pentingnya air bagi tanaman, maka pengolahan air pada lapang produksi selalu mendapat perhatian yang utama.

                     Fungsi Air bagi Tanaman


1.        Bagian dari protoplasma, biasanya air membentuk 85% sampai 90% dari berat keseluruhan bagian hijau tanaman (jaringan yang tumbuh).
2.        Reagen yang penting dalam proses fotosintesa dan dalam proses hidrolitik seperti perubahan pati menjadi gula.
3.        Pelarut garam, gas, dan berbagai material yang bergerak ke dalam tanaman, melalui dinding sel dan jaringan xylem serta menjamin kesinambungan.
4.        Sesuatu yang esensial untuk menjamin adanya turgiditas pertumbuhan sel, stabilitas bentuk daun, proses membuka dan menutupnya mulut daun, kelangsungan gerak struktur tanaman.

Selama pertumbuhan, tanaman akan terus-menerus mengisap air dari tanah dan kehilangan air pada tanaman dapat terjadi melalui (Williams, 1974) :

1.        Trasnpirasi.
2.        Akibat sampingan fiksasi karbon dioksida dalam pemecahan karbon dan oksigen.

Dengan demikian tidak dipungkiri lagi bahwa air merupakan salah satu energi yang sangat penting bagi tanaman hingga makhluk hidup lain. Dimana mustahil adanya kehidupan tanpa adanya air. Air merupakan kebutuhan penting bagi tanaman karena hampir setiap proses yang terjadi pada tanaman membutuhkan air untuk hidup, tumbuh dan berkembang.



Sumber : Dasar-Dasar Agronomi/Prof. Dr. Hasan Basri Jumin, M.Sc.

Comments

  1. Terimakasih untuk Informasinya ya :)

    ReplyDelete
  2. Lanjut trs membagi informasinya :)

    ReplyDelete
  3. Makasih kak artikelnya bermanfaat :))

    ReplyDelete
  4. Sangat bermanfaat sekali kaka😊

    ReplyDelete
  5. Sangat bermanfaat sekali kaka😊

    ReplyDelete
  6. Berguna untul agribisnis kedepannya

    ReplyDelete
  7. Kok nggak ada tombol like ya:v ya adddda...
    👍👍👍

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bauran Pemasaran : Promosi || Manajemen Pemasaran

Strategi Peningkatan Omzet pada Bisnis Beras Merah Organik Melalui Pendekatan Manajemen Pemasaran

Artikel Makhluk Hidup : YOUNG ENTREPRENEURS ? WHY NOT !!! Step by Step jadi Pengusaha Muda (2)